Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengertian Komunikasi, Tujuan, Fungsi, Bentuk, Jenis, Dan Unsur-Unsurnya

Sijenius.com – Sebagai makhluk sosial, setiap orang yang hidup dalam suatu kelompok masyarakat, dalam menjalani aktivitasnya sejak ia bangun tidur di pagi hari hingga tidur kembali di malam hari, pastinya terlibat dalam kegiatan komunikasi. Hal ini dilakukan sebagai konsekuensi dari hubungan sosialnya dengan cara berinteraksi dengan orang-orang yang ada disekitarnya. 

Pengertian Komunikasi, Tujuan, Fungsi, Bentuk, Jenis, Dan Unsur-Unsurnya
Komunikasi

Jika kita amati mengenai aktivitas yang dilakukan oleh manusia dalam menjalani kehidupannya sehari-hari, maka sebagian besar diisi dengan kegiatan berkomunikasi, mulai dari mengobrol, membaca koran, mendengarkan radio, menonton televisi atau bioskop, dan lain sebagainya. hal Ini membuktikan bahwa dalam tatanan kehidupan sosial manusia, komunikasi telah menjadi jantung kehidupan. Apabila jantung kehidupan tersebut tidak dapat berfungsi, maka tidak akan ada kehidupan manusia seperti yang kita alami saat ini. Nah, jadi apa itu komunikasi?, apa saja unsur yang ada di dalamnya?, mari simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Komunikasi Secara Umum


Istilah komunikasi yang dalam bahasa inggris communication adalah kata yang berasal dari bahasa latin communicatio dan communis yang berarti sama makna. Dengan memiliki arti makna yang sama, sebuah komunikasi diantara 2 orang dapat terjadi dikarenakan adanya kesamaan makna mengenai apa yang dipercakapkan.

Secara terminologi komunikasi merujuk pada adanya proses penyampaian suatu informasi oleh seseorang kepada orang lain. Para ahli komunikasi memberikan pengertian menurut sudut pandang dan pendapat mereka masing-masing.

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli 


Berikut ini beberapa definisi komunikasi menurut para ahli

1. Jenis & Kelly 


Menurut Jenis & Kelly, komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang lainnya (khalayak). 

2. Berelson & Stainer 


Menurut Berelson & Stainer, komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain. Melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, angka-angka, gambar-gambar, dan lain-lain. 

3. Carl I. Hovland 


Menurut Hovland, komunikasi merupakan suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain. 

4. Gode 


Menurut Gode, komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki dua orang atau lebih. 

5. Theodore M. Newcomb 


Menurut Theodore M. Newcomb, komunikasi merupakan setiap tindakan berkomunikasi yang dipandang sebagai suatu transmisi informasi, terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada penerima. 

6. Colin Cherry 


Menurut Colin Cherry, komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi untuk menyampaikan tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya. 

7. Brandlun 


Menurut Brandlun, komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego. 

8. Everett M. Rogers 


Menurut Everett M. Rogers komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada seorang penerima atau lebih, dengan tujuan untuk merubah tingkah laku mereka. 

Tujuan Komunikasi 


Dalam berkomunikasi, komunikator pastinya memiliki suatu tujuan tertentu. Menurut Effendy (2003) tujuan dari komunikasi dibagi menjadi empat yaitu:
  1. To change the attitude (untuk mengubah sikap)
  2. To change the opinion (untuk mengubah opini/pendapat)
  3. To change the behavior (untuk mengubah perilaku)
  4. To change the society (untuk mengubah masyarakat)

Fungsi Komunikasi 


Selain memiliki tujuan, komunikasi juga memiliki fungsi tersendiri. Menurut Robbins & Judge (2011) komunikasi memiliki empat fungsi utama yaitu: 

1. Kontrol 


Fungsi dari komunikasi ini menjelaskan bahwasanya untuk mengontrol perilaku seseorang diperlukan adanya komunikasi dalam bentuk aturan cara-cara bertindak. Contohnya dalam sebuah organisasi, ketika seorang karyawan diwajibkan untuk mengomunikasikan segala keluhan yang berkaitan dengan pekerjaan kepada atasannya atau saat karyawan tersebut diminta untuk mematuhi segala kebijakan yang telah dibuat oleh perusahaan. 

2. Motivasi 


Fungsi komunikasi sebagai motivasi artinya komunikasi dilakukan untuk memberikan motivasi kepada orang lain dengan tujuan untuk membangkitkan semangatnya. Misalnya dilakukannya komunikasi untuk menjaga motivasi dengan cara menjelaskan kepada anggota mengenai apa yang harus dilakukan, seberapa baik pekerjaan mereka dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki kinerja sekitarnya yang dinilai kurang baik. 

3. Ekspresi Emosional 


Fungsi komunikasi ini adalah komunikasi yang dilakukan sebagai jalan keluar bagi siapapun yang ingin mengungkapkan apa yang dirasakannya. Misalnya dalam sebuah perusahaan, adanya komunikasi sebagai jalan keluar bagi karyawan-karyawan yang ingin mengungkapkan keluh kesahnya. 

4. Informasi 


Komunikasi memiliki peran sebagai pemberi informasi yang dibutuhkan baik oleh individu maupun kelompok yang digunakan untuk mengambil suatu keputusan dengan cara menyampaikan data untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada. 

Bentuk-Bentuk Komunikasi 


Komunikasi dapat dibagi menjadi beberapa bentuk yaitu:
  • Komunikasi intrapersonal: yaitu komunikasi dengan diri sendiri. Hal ini menyangkut proses disaat diri menerima stimulus dari lingkungan untuk kemudian melakukan internalisasi.
  • Komunikasi interpersonal: yaitu suatu proses pertukaran makna dari orang-orang yang saling berkomunikasi. Komunikasi ini dilakukan oleh dua orang atau lebih dan terjadi kontak langsung dalam bentuk percakapan.
  • Komunikasi kelompok: yaitu interaksi tatap muka antara tiga orang atau lebih dengan maksud yang telah diketahui, seperti berbagi informasi untuk memecahkan masalah yang mana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi dari anggota lain secara tepat.
  • Komunikasi organisasi: yaitu komunikasi antar manusia yang terjadi dalam konteks organisasi. Dengan demikian dapat dipahami bahwasanya komunikasi ini dapat berlangsung secara formal maupun non formal dalam sebuah sistem yang disebut organisasi. 

Jenis-Jenis Komunikasi 


Menurut Arni Muhammad (2009) komunikasi terbagi kedalam dua jenis, yaitu: 

1. Komunikasi Verbal 


Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang menggunakan simbol-simbol atau kata-kata, baik yang dinyatakan secara lisan maupun secara tertulis. komunikasi ini merupakan karakteristik khusus dari manusia dan yang paling sering digunakan. Memiliki kemampuan dalam menggunakan komunikasi verbal secara efektif sangatlah penting, karena dengan adanya komunikasi verbal memungkinkan pengidentifikasian tujuan, pengembangan strategi dan tingkah laku untuk mencapai tujuan. 

2. Komunikasi Non-verbal 


Komunikasi non-verbal merupakan suatu penciptaan dan pertukaran pesan dengan tidak menggunakan kata-kata, seperti komunikasi yang menggunakan gerakan tubuh, sikap tubuh, kontak mata, ekspresi muka, kedekatan jarak, dan sentuhan. Komunikasi ini sama pentingnya dengan komunikasi verbal, karena keduanya saling bekerja sama dalam proses komunikasi. Dengan adanya komunikasi non-verbal maka dapat memberikan suatu penekanan, pengulangan, melengkapi, dan mengganti komunikasi verbal, sehingga maknanya lebih mudah ditafsirkan. 

Unsur-Unsur Komunikasi 


Menurut Effendy (2011) terdapat sembilan unsur yang menjadi faktor-faktor kunci dalam komunikasi, yaitu:
  • Sender: atau disebut juga dengan komunikator adalah unsur yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang.
  • Encoding: atau disebut dengan penyandian merupakan sebuah proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang.
  • Message: atau disebut pesan merupakan seperangkat lambang yang mempunyai makna yang disampaikan oleh komunikator.
  • Media: yaitu sebuah saluran komunikasi tempat berjalannya pesan yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan.
  • Decoding: yaitu suatu proses saat komunikator menyampaikan makna pada lambang yang ditetapkan komunikan.
  • Receiver: yaitu komunikan yang menerima pesan dari komunikator.
  • Response: yaitu sebuah tanggapan atau reaksi dari komunikan setelah menerima pesan.
  • Feedback: yaitu sebuah umpan balik yang diterima komunikator dari komunikan.
  • Noise: merupakan gangguan yang tidak direncanakan namun terjadi selama proses komunikasi dan menyebabkan komunikan menerima pesan yang berbeda dari komunikator.
Uraian diatas menjelaskan bahwasanya komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan, dan menjadi sebuah proses yang sangat sering dilakukan. Dengan berkomunikasi maka kita akan mengerti satu sama lain. Komunikasi dibaratkan jantung kehidupan apabila jantung tersebut tidak dapat berfungsi maka tidak akan adanya kehidupan. Semoga uraian ini dapat membantu kalian untuk memahami apa itu komunikasi dan apa saja unsur yang ada di dalamnya. Semoga bermanfaat.
Muhammad Furqan
Muhammad Furqan Mahasiswa Keperawatan | Website Designer | Vidio Editor