Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia Beserta Fungsinya

Sijenius.com – Halo sobat jenius, pernahkah ketika berkaca, kamu memerhatikan anggota tubuhmu, dan kemudian terlintas di fikiran, kenapa bentuk tubuh kamu seperti itu, dan bagaimana kerangka tubuh tersebut tersusun ?. Tubuh kita berbentuk seperti ini karena memiliki rangka. Rangka tersebut terbentuk dari tulang, otot dan sendi, selain hal itu rangka juga membentuk sistem gerak yang memungkinkan kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, berlari dan lainnya. Oleh karenanya, rangka tersebut terdiri dari banyak tulang yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Nah, pada kesempatan kali ini Si Jenius akan menjelaskan tulang penyusun rangka tubuh manusia. mari kita simak penjelasan berikut ini.

Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia Beserta Fungsinya
Ilustrasi

Rangka Tubuh


Sistem rangka pada manusia merupakan suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup khususnya manusia. rangka manusia terbentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata pada manusia dewasa tersusun atas 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu. 

Pada kerangka tubuh manusia terdiri dari berbagai macam susunan tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, yang terdiri dari 8 tulang kepala, 25 tulang kerangka dada, 14 tulang wajah, 26 tulang belakang dan pinggul, 6 tulang telinga dalam, 64 tulang lengan, 1 tulang lidah dan 62 tulang kaki.

Kerangka memiliki beberapa fungsi bagi tubuh manusia antara lain yaitu untuk menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak roboh, melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung dan paru-paru, tempat melekatnya otot-otot, untuk menggerakkan tubuh dengan perantara otot, tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah, dan memberikan bentuk pada bangunan tubuh. 

Sistem rangka pada manusia terbagi menjadi dua bagian, yaitu rangka aksial (rangka sumbu tubuh) dan rangka apendikular (rangka tambahan). Rangka aksial terdiri dri tengkorak (cranium), tulang belakang (columna vetrebalis), tulang rusuk (costa) dan tulang dada (sternum). Sedangkan yang termasuk rangka apendicular ialah anggota gerak atas (ekstremitas superior), anggota gerak bawah (ektremitas inferior), tulang bahu (klavikula dan scapula), dan tulang pinggul (gelang pelvic). 

1. Rangka Aksial


Rangka aksial terdiri dari sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ kepala, leher dan badan. Berikut ini macam-macam rangka aksial. 

a. Tulang Tengkorak


Tulang tengkorang merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala dan wajah. Tulang tengkorak terdiri atas 8 tulang yang menyusun kepala dan 14 tulang yang menyusun bagian wajah. Tulang tengkorak di bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi mati yang disebut sutura merupakan sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak. Berikut ini pembagian tulang tengkorak bagian kepala dan wajah.

Tulang tengkorak bagian kepala terdiri dari :
  • Bagian pariental, terdapat pada tulang dahi
  • Bagian temporal, terdapat pada tulang samping kiri dan kanan kepala dekat dengan telinga
  • Bagian occipitas, terdapat pada daerah belakang dari tengkorak
  • Bagian spenoid, terdapat berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
  • Bagian ethmoid, terdaat pada tulang yang menyusun rongga hidung
Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari :
  • Rahang bawah, tulang yang menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. Hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas dan menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit.
  • Palatinum (tulang langit-langit), tulang yang menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari tap rongga mulut
  • Zogomatik, terdapat pada tulang pipi
  • Tulang hidung
  • Tulang lakrim merupakan sekat tulang hidung 

b. Tulang Dada dan Tulang Rusuk


Tulang Dada

  • Tulang dada termasuk tulang pipih yang terletak di bagian tengah dada. Di sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. Bersama-sama dengan tulang rusuk, tulang dada memberikan perlindungan pada jantung, paru-paru, dan pembuluh darah besar dari kerusakan. Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu :
  • Manubrium (tulang hulu), yaitu tulang yang terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatnya tulang rusuk pertama dan kedua
  • Gladiolus (tulang badan), yaitu tulang yang terletak di bagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ketiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh
  • Xiphoid process (tulang taju pedang), yaitu tulang yang terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan. 
Tulang Rusuk


Tulang rusuk memiliki bentuk tipis, pipih, dan melengkung, bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan menjadi tiga bagian yaitu :
  • Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang, pada bagian belakang tulang-tulang rusuk ini berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantara tulang rawan
  • Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran yang lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang tulang rusuk ini berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ketiga ujung tulang bagian depannya disatukan oleh tulang rawan yang melekat pada satu titik di tulang dada.
  • Tulang rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Pada bagian ujung belakang tulang rusuk ini berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang. Sedangkan ujung depannya bebas
c. Tulang Belakang

Tulang belakang atau disebut juga ruas-ruas tulang belakang disusun oleh 33 tulang dengan bentuk tidak beraturan, ke 33 tulang tersebut terbagi menjadi 5 bagian yaitu :
  • Tujuh ruas pertama dari tulang belakang disebut tulang leher, ruas pertama dari tulang leher disebut atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros, bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan
  • Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung, yang mana di bagian kanan dan kirinya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk
  • Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Tulang pinggang berfungsi untuk menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot
  • Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang
  • Bagian bawah dari tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu

2. Rangka Apendikular


Rangka apendikular tersusn atas tulang yang merupakan tambahan dari rangka aksial, rangka apendikular terdiri dari : 

a. Anggota Gerak Atas (extremitas superior)


Tulang penyusun anggota gerak atas sebagai berikut :
  • Tulang lengan atas (humerus), Termasuk kelompok tulang panjang/pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. Terdapat dua lekukan bagian bawah yang merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna.
  • Pengumpil dan hasta (radius dan ulna), Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Kontribusi tulang radius lebih besar dibandingkan untuk gerakan lengan bawah.
  • Pergelangan tangan (karpal), tersusun atas 8 tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
  • Telapak tangan (metakarpal), tersusun atas 5 tulang, pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawh berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
  • Tulang jari-jari (palanges), tersusun atas 14 tulang, setiap jari tersusun atas 3 tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 tulang.

b. Anggota Gerak Bawah


Tulang anggota gerak bawah (ektremitas inferior) disusun oleh tulang :
  • Tulang paha (Emur), termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut
  • Tulang kering dan tulang betis (tibia dan fibula), bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dibandingkan tulang betis, karena tulang kering berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
  • Tempurung lutut (patela), tulang ini terletak diantara femur dengan tibia, berbentuk segitiga, patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
  • Tulang pergelangan kaki (tarsal), termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit
  • Tulang telapak kaki (metatarsal), tersusun atas 5 buah tulang yang tersusun mendatar
  • Tulang jari-jari (palanges), setiap jeri tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang

c. Tulang Bahu (klavikula dan scapula/belikat dan selangka)


Tulang klavikula memiliki bentuk yang menyerupai huruf “S”, berhubungan dengan lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas, ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat. Tulang belikat (scapula) berukuran besar, berbentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Fungsi utama dari tulang bahu merupukan tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi. 

d. Tulang Panggul (pelvic gridle)


Tulang panggul terdiri dari 2 tulang pinggul. Pada anak-anak tulang pinggul ini terpisah yang terdiri atas 3 tulang, yaitu illium (bagian atas), tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Dibagian belakang dari tulang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. dibagian depan terdapat simfisis pubis yang merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. Tulang panggul memiliki beberapa fungsi, fungsi utamanya untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang, melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih, organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.

Baca Juga: Mari Mengenal Organ-Organ Sistem Pernapasan Manusia Beserta Fungsinya

Demikianlah informasi singkat mengenai materi tulang penyusun rangka tubuh manusia. Semoga artikel diatas dapat membantu sobat dalam memahami dan mempelajari tulang apa saja yang menyusun rangka tubuh kita. Cukup sekian semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Posting Komentar untuk "Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia Beserta Fungsinya"